BATU
NISAN DOKTER SPESIALIS
Di area
makam, Seorang dokter menangis di depan
sebuah makam yg tanahnya masih merah.
Uniknya
di pusara makam terletak batu nisan berbentuk HATI yg cukup besar, serta
mencolok.
Ustadz :
"Sudah, ikhlaskan saja, jangan terus menangis..."
Dokter :
"Ustadz, gimana saya tidak sedih. Bagaimana kalau saya yg
mati?"
Ustadz :
"Semua orang pasti mati, Dok !"
Dokter :
"Begini pak Ustadz, yg mati ini teman saya.
Kami para kumpulan Dokter
Spesialis sudah sepakat, siapa saja di antara kami yg mati,
maka akan dibuatkan batu
nisan dengan gambar sesuai bidang spesialis yg kami tekuni"
Ustadz :
"Ooo... teman dokter yg mati ini apa spesialisnya?"
Dokter :
"Dia spesialis HATI, makanya batu nisan dia berbentuk hati."
Ustadz :
"lalu kenapa kau sedih"
Dokter :
"Sepuluh hari yg lalu temen sejawat saya meninggal dia spesialis
MATA
dan batu nisannya pun dibuat seperti
bentuk mata"
Ustadz :
"Baguslah kalau begitu ...Lalu apa yg membuat anda begitu
khawatir?"
Dokter :
"Lahh, kalau saya mati, gak bisa ngebayangin batu nisan yg akan
dibuat untuk saya..."
Ustadz :
"Emang dokter spesialis apa?"
Dokter :
"Saya kan Dokter SPESIALIS KELAMIN, Pak Ustadz !!"
Ustadz :
"Astaghfirullah haladzim..."
( Ustad sambil mikir dan
tersenyum krn gak bisa nahan ketawa akirnya ustad bilang )
"Gak apa-apa, tenang
aja, entar batu nisannya dipakein celana dalam..."
Нaªªнaªªнaªªнaªª
Si Dokter akhirnya
ketawa juga...
KISAH
INSPIRATIF MEMBUKA USAHA
Salah
seorang teman di usia 25 tahun sudah sukses membuka minimarket sendiri,
bahkan
sampai beberapa minimarket dalam waktu kurang dari 5 tahun
Padahal
dia memulainya hanya dengan modal nol.
Kemarin
tersiar kabar dia tertangkap polisi,
karena
dia membuka minimarket dengan linggis.
UJIAN
KESABARAN SEORANG NENEK
Cucu:
"Hai Nek..., Nenek lagi apa tuh?"
Nenek:
"lagi nyari daun kelapa nih.."
Cucu:
"Utk apa daun kelapa Nek?"
Nenek:
"Untuk dibuat ketupat, Sayang.."
Cucu:
"Trus ketupat untuk apa Nek?"
Nenek:
"Untuk dimakan nanti"
Cucu:
"Ooh nanti. Kalo sekarang nenek lagi apa?"
Nenek:
"Ngambil daun kelapa. Hih!"
Cucu:
"Untuk apa?"
Nenek:
"Untuk dibuat ketupat. Udah nenek bilang kan tadi?"
Cucu:
"Ketupat itu untuk apa nek?"
Nenek:
"Ya untuk dimakanlah. Masa untuk keramas."
Cucu:
"Ohh gitu ya, Nek."
Nenek:
"Iya. Sudah pergi main sana. Jangan ganggu nenek."
Cucu:
"Kenapa?"
Nenek
:"Nenek lagi sibuk."
Cucu:
"Sibuk ngapain sih Nek?"
Nenek:
"Nyari daun kelapa. Kan udah dibilang tadiiiii....."
Cucu:
"Daun kelapa untuk apa?"
Nenek:
"Untuk buat KETUPAAAAT!!!"
Cucu:
"Nenek bicara sama siapa?"
Nenek:"Sama
kamu lah!!"
Cucu:
"Kenapa teriak teriak? Saya kan di dekat nenek."
Nenek:
"Karena kamu gak paham-paham. Nggak lihat apa nenek lagi kerja?"
Cucu:
"Ooh. Kerja apa Nek?"
Nenek:
"Arrrrrghhhhhhhh!!! NYARI DAUN KELAPAAAA!"
Cucu:
"Daun kelapa untuk apa?"
Nenek:
"Ya Alloohh... cucu aku Ini. Untuk dimakan!"
Cucu:
"Kan ada beras di rumah. Kenapa nenek mau makan daun kelapa?"
Nenek:
"Cucu nenek yang paling ganteng... Sebelum nenek dapet stroke, sebaiknya
kamu pergi sana, biarkan nenek bekerja. Jangan ganggu yaaaaaaa...?"
Cucu:
"Kok dapet stroke?! Jadi sebenarnya nenek nyari daun kelapa atau nyari
stroke?
Stroke
itu apa sih Nek? Apa dia hijau juga kayabk daun kelapa?"
Nenek: AduhHHH..), aku stress! Aku stress stress
stress!! Haaaa...
Cucu:
"Kalo cari daun kelapa bikin stress, kenapa nenek masih nyari juga?
Nenek:
"CUKUP!!! JANGAN TANYA LAGI..!! BAGUS KAU PULANG KE RUMAH SEKARANG!!!!
CEPAT!!
Cucu:
"Iya, Nek .Nenek nggak ikut pulang?"
Nenek:
"Ngak ! Nenek lagi kerja!"
Cucu:
"Kerja apa Nek �?"
Nenek:
"CARI
DAUNNN KELAPAAAAAA.....!!!"
PENGOBATAN
TRADISIONAL CINA
Yono
pergi berobat ke pakar pengobatan tradisional Cina. Setelah tahu pekerjaan Yono
dan kerja di mana, sang Tabib memberi nasehat:
"Lu
mesti banyak2 olah raga, istirahat yang cukup, ya. Jangan minum alkohol, banyak
minum air putih hangat. Jangan kerja naik mobil. Jangan juga naik taksi, baik
yang biasa maupun yang online. Naik angkot aja. Lebih bagus lagi jalan kaki.
Kurangin makan daging, makanan laut. Banyak makan sayuran dan daun2an. Sekali2
puasa bagus juga."
Yono
pun tertunduk lesu. Lalu Yono tanya: "Sebenernya penyakit saya ini apa
sih, Koh?"
Sambil
geleng2 kepala tabib menjawab:
"Gaji
lu kecil banget ...."